Kamis, 03 November 2011

algoritma,psedocode,flowchart & pemograman part 1


gan,aku mw bagi2 ilmu nie,,
lmu juga bakal habis buat dibagi,, okey de,, gak usa banyak ngoceh,, baca nie.. pelajari..
kalo gak bisa gak boleh nyerah!!


Dasar pemograman algoritma
·         Flowchart
·         Pseucode
4hal yang perlu diperhatikan
Algoritma:
Susunan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu persoalan secara logis, efisien dan terstruktur.
·         Logis: langkah – langkah tersebut benar.
·         Efisien : setiap langkah langsung menuju ke tujuan.
·         Terstruktur :langkah-langkah tersebut untuk secara logis dan efisien.
Flowchart:
Penggambaran algoritma menggunakan symbol-simbol khusus.
Pseudocode:
Penulisan algoritma menggunakan serangkaian kata-kata menyerupai bahasa pemograman computer.
·         Setiap pernyataan dalam pseudocode ditulis dalam sebuah nomor baris yang menyatakan nomor urut pernyataan.jika sebuah nomor memiliki sub kegiatan, maka digunakan aturan penomoran secara indent.
Contoh:
                1.nomor utama.
                                1.1 sub nomor
                                                a.rincian pertama
                                                b.rincian kedua
                                                … (seterusnya)
·         Pembacaan pseudocode dilakukan urut baris demi baris namun ada kalanya pembacaan tidak urut akan tetapi melompat.
·         Terdapat keyword dalam penulisan.
Keyword pseudocode:
Ø  BEGIN (mengawali)
Ø  END  (mengakhiri)
Ø  IF-THEN (alternative pilihan)
Format : IF <kondisi> then<pernyataan > 
Jika <kondisi> bersifat benar maka pernyataan akan dikerjakan.
Ø  IF-THEN-ELSE
Format : IF <kondisi> THEN <pernyataan I> ELSE <pernyataan II>
Ø  WHILE (menyatakan proses berulang bersyarat)
Format : WHILe <kondisi>
                                <pernyataan I>
                                …
                                <pernyataan N>
Selama <kondisi> benar maka pernyataan I sampai pernyataan N akan terus dikerjakan.
Ø  FOR(menyatakan proses berulang tanpa syarat)
Format : FOR var=  awal to akhir
                                <pernyataan I>
                                …
                                <pernyataan N>
<pernyataan I> sampai dengan <pernyataan N> akan dikerjakan seiring dengan pergerakan var dari “awal “sampai “akhir”.
Pemograman:
Kegiatan pembuatan program computer untuk menyelesaikan persoalan tertentu.
Secara rinci: kata, pernyataan atau kombinasi yang disunsun menjadi satu kesatuan, berupa urutan langkah yang implemantasikan dengan bahasa pemograman sehingga dapat diesekusikan  oleh computer.

pemograman computer:

  • Program
  • Pemograman
  •  Interpreter
  • Compiler
  • Bahasa pemograman
  • Metode pemograman

Program:
Kumpulan intruksi yang tersunsun agar computer melakukan tindakan.
Pemograman :
Kegiatan membuat progam untuk menyelesaikan persoalan.
Interpreter:
Metode penerjemahan kode pemograman secara baris demi baris untuk kemudian dikerjakan computer.
Compiler :
metode penerjemahan kode progam secara keseluruan sebelum dikerjakan oleh computer.(pastikan semua dalam keadaan benar)
bahasa pemograman :
perangkat lunak khususyang untuk membuat progam.
Link. www.levenes.com/lang/history/html#01

Metode pemograman :
Teknik membuat progam.
  • ·         Linear: sepagety style.GOTO
  • ·         Modularity: procedural
  • ·         Structural: Goto
  • ·         Objek oriental:objek based

Pemograman terstruktur:
Pemograman yang dirancang terstruktur, tidak berbelit belit sehingga mudah dipahami dan dikembangkan.
Istilah servis pack  : tambal sulam / perbaikan dari kekurangan / penyempurnaan.
Bahasa pemograman : prosedur tata cara penulisan program.
2 faktor penting: sintax,sematix
·         Sintax: aturan gramatikal yang mengatur tata cara penulisan kata.
·         Senmatik: aturan untuk menyatakan suatu arti.
Fungsi bahasa pemograman:
·         Sebagai media penyunsun dan memahami program.
·         Sebagai alat komunikasi antara programmer dan computer.
·         Sebagai alat komunikasi antara orang yang satu dengan yang lain.
Klasifikasi bahasa pemograman.
  • ·         Low level
  • ·         Middle level
  • ·         High level
  • ·         Berorientasi objek

Low level
·         Berorientasi pada mesin
·         Programmer harus dapat berfikir berdasarkan logika mesin.
·         Kurang fleksible
Contoh: assembly
Middle level:
·         Menggunakan aturan gramatikal dalam penulisan ekspresi atau pernyataan.
·         Bahasa muda dipahami
·         Memiliki intruksi tertentu yang dapat langsung diakses oleh computer.
High level:
·         Memilki aturan gramatikal dalam penulisan ekspresi
·         Menggunakan standar bahasa yang dapat dipahami
Contoh: pascal, power basic
Objek oriented.
·         Mengandung “kapsul” yang berisi fungsi-fungsi untuk menyelesaikan masalah.
·         Programmer cukup memasukan kriteria-kriteria tertentu (yang  dikehendaki) untukmenyelesaikan masalah.



Pengolahan data:
1.       Tipe data
2.       Variable
3.       Konstata
4.       Operator
5.       ekspresi
1 karakter =  1 byte
1 byte = 8 bite
pemilihan tipe data
·         sesuaikan dengan jenis data yang akan diambil.
·         Sesuaikan dengan kebutuhan memori
Variable:
·         Sebutan bagi lokasi memory untuk menyimpan data.
·         Hanya dapat menyinpan data dengan tipe tertentu.
·         Penyimpanan data baru akan menimpa/menghapus data lama.
·         Selama proses berlangsung isi variable bisa berubah – ubah.
Penamaan variable:
1.       Diawali dengan huruf kecil.kata berikutnya diawali dengan huruf capital.
2.       Tidak mengandung space atau symbol khusus seperti {}[]?.<> kecuali _ (underscore)
3.       Lebih dari satu kata harus ditulis dempet.
4.       Variable string dan char diakhiri dengan $
Konstanta :
·         Sama dengan variable namun peerbedaanya konstanta tidak akan berubah dan tidak boleh dirubah data yang ada di dalamnya.
·         Penyimpanan data hanya dilakukan diawal proses.
Penamaan konstanta :
1.       Diawali dengan huruf capital. Dan berikutnya pun demikian.
2.       Untuk yang lain sama seperti penamaan variable.

Operator :
·         Karakter khusus yang digunakan untuk melakukan proses.
·         Memerlukan data untuk diproses disebut dengan operant.
·         Ada yang bersifat “unary” (butuh 1 operant)
·         Ada yang bersifat “binary”  (butuh 2 operant)
Operator pun ada beberapa macam diantaranya
-          Operator matematika
Contoh:  =,+,-,/,*,%  (pemberian_nilai,penjumlahan,pengurangan,pembagian,perkalian,modulus(sisa bagi))

-          Operator relasi
Contoh : ==,≠,<,>,≤,≥ (persamaan,tdk_sama_dngn,kurang_dari,lebih_dari,kurang_dari_sama,lebih_dari_sama)

-          Operator logika
And : logika danOR   : logika atau





Ekspresi :
-          Ekspresi matematika
3*4-5+2/52
Ekspresi ini diselesaikan dengan urutan sebagai berikut:
((3*4)-5)+(2/(52))
     (12-5)+(2/25)
             7+0,085
=7,085

-          Ekspresi relasional
10 ==  3 à apakah 10 sama dengan 3
10 ≠ 3 à apakah 10 tidak sama dengan 3
… (dan seterusnya)

-          Ekspresi logika
Cuaca_cerah and jalanan_ramai

-          Ekspresi gabungan
X=1 y=2 z=3    a=1 b=2 c=3
(x+y>z) and  (a*b<c)
(1+2>3) and (1*2<3)
  (3>3)   and    (2<3)
Salah and benar
         Salah

 algoritma,psedocode,flowchart & pemograman part 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar